Continual Improvement…

Pada dasarnya manusia itu dinamis, ia terus bergerak secara fisik, otak, hati dan jiwanya. Pengetahuannya juga dinamis. Manusia pada fitrahnya selalu berusaha memperbaharui pengetahuan dan ilmunya. Itu sebabnya kita disekolahkan mulai kecil dulu sampai remaja. Tapi sayangnya, kecenderungan yang terjadi di umat Islam saat ini, kalau bicara pembinaan atau pembaharuan pengetahuan dan ilmu, lebih banyak terkait dengan ilmu dunia. Kuliah lagi untuk dapat S2, kursus pemasaran atau penjualan, komputer, teknologi pabrikasi dan lain-lain. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan semua itu. Seandainya, ada keseimbangan di sana. Pembinaan diri untuk urusan dunia meningkat pesat, Bagaimana dengan pembinaan diri pada pengetahuan mengenai Islam (baca urusan akhirat) ? Di sinilah, letak unbalance nya. Kadang hak improvement untuk pengetahuan mengenai Islam tidak dilakukan seheboh dan sesemangat urusan dunia.  Jangan-jangan kita sudah menzholimi diri sendiri !

Coba direnungi dengan hati dingin, lapang dan jangan berprasangka (tolong dibaca pelan-pelan):

  • Apakah pemahaman mengenai rukun Islam dan iman kita semakin membaik setiap harinya? Atau jangan-jangan pemahaman kita mengenai hal tersebut, masih sebatas seperti apa yang pernah kita ketahui dari pelajaran agama Islam semasa SMP atau SMA dulu? Rukun Islam ada 5 perkara, dan rukun iman ada 6 perkara, titik. Apakah cukup hanya seperti itu?
  • Apakah pemahaman kita mengenai ibadah kepada Allah (sholat, berdoa, puasa, zakat dll) segitu-gitu ajah, persis sama dengan yang diajarkan oleh guru agama/ngaji kita dulu?

Apakah tidak ada hasrat untuk belajar lebih? Misalnya, memastikan apakah tata cara ibadah yang kita lakukan sehari-hari memang benar-benar seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah? Atau pilih pasrah saja, seperti air mengalir. Sampai-sampai, arti bacaan yang diucapkan sewaktu sholat pun masih tidak kita dipahami sampai detik ini!…. #$*^!!~#?# (ini ungkapan kekagetan!)

  • Apakah kemampuan kita dalam membaca dan memahami Al Qur’an mengalami peningkatan? Atau masih sama kualitasnya seperti waktu terakhir kita ikut ngaji semasa kecil dulu! Hapal hanya surat-surat pendek peninggalan ngaji dulu! Membaca Al Qur’an tetap masih tersendat-sendat. Baca terjemahan Al Qur’an, pusiiiiiing. Bahkan Surat Al Fatihah pun tak mengerti artinya! Dan hebatnya tak ada usaha untuk improve pula.  Bahngapa’in saza kaw zelama ini’?
  • Apakah pengetahuan kita mengenai profil Nabi Muhammad Sholallahu ’alaihi wassalam semakin banyak dan komplit? Tak kenal maka tak sayang. Sulit rasanya membayangkan untuk menjadikan Rasulullah sebagai uswah (role model), kalau pengetahuan kita tentang beliau hanya sebatas pengetahuan sejarah nabi yang diceritakan guru kita waktu sekolah dulu. Hadits-hadits Nabi terasa begitu asing dan jauh. Ia hanya terdengar saat kita duduk agak ngantuk mendengarkan khotib berkhutbah pada sesi ceramah di prosesi ibadah mingguan ”sholat  Jum’at”.
  • Apakah kita mampu menerangkan secara baik & benar apa itu ”al Islam”, seandainya ada non muslim yang tertarik mengenai Islam? Nah Lho! Naif sekali, kalau kita yang sudah Islam sejak puluhan tahun lalu, masih gelagaban menjawabnya. Bisa jadi orang tersebut malah kabur mendengar keterangan kita tentang Islam yang tidak sistematis! Wah, bisa hilang potensi mendapat passive income dari Allah.

Waktu kita kecil sampai dengan remaja, tanggung jawab pembinaan agama islam (tarbiyah islamiyah) memang menjadi tanggung jawab orang tua kita. Mereka menyekolahkan, menyuruh kita mengaji atau ikut TPA. Nah, untuk manusia yang sudah mandiri dan dewasa (seperti anda dan saya), siapa yang bertanggung jawab untuk pembinaan tersebut? Orang tua kita? Sepertinya bukan deh. Ustadz kita? Juga bukan. Teman, saudara, tetangga kita atau pengurus masjid/DKM? Bukan! ”DIRI KITA SENDIRI”,  tepat, itu jawabannya.

So, tunggu apa lagi,,,ayooo lakukan gerakan continual improvement untuk diri kita sendiri….Semoga Allah Swt, meringankan langkah kita…Amin.

Tentang Budi

Moslem, Consultant, Trainer, Photographer, Gardener and Traveler.
Pos ini dipublikasikan di Aplikatif dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s