Seberapa Jauh Kita Mengenal Allah Swt (1)

Seberapa jauh kita mengenal Allah Subhanahu wata’ala? Allah lah Zat yang jadi pusat dari segala ibadah kita, pusat dari Islam dan Isu sentral dari Al Qur’an. Adalah hal yang naif bila kita beribadah kepada Allah, tetapi kita tidak mengenal, tidak tahu dan tidak dekat dengan Allah yang kita sembah. ”Tak kenal maka tak sayang”.

Berikut dialog antara seorang guru yang tidak percaya adanya Tuhan dengan anak-anak muridnya di sebuah sekolah dasar (mudah-mudahan bukan SD di Indonesia)

”Anak-anak apakah kalian melihat saya berdiri di depan kalian?” Sang Guru bertanya.

Anak-anak muridnya serentak menjawab, ”ya”.

”Baik, itu berarti saya ada.”   kata sang guru.

”Apakah kalian melihat papan tulis itu?” tanyanya lebih lanjut.

”Ya” ….”berarti meja itu benar-benar ada”

”Nah, apakah kalian melihat Tuhan?”

”Tidak” jawab para murid.

”Berarti, Tuhan itu tidak ada.” Guru tersebut menjawab dengan cepat dan yakin.

sejenak kelas hening, sampai ada seorang murid cerdas yang bertanya ”Apakah kalian melihat akal guru kita?”

Serentak mereka menjawab ”Tidak”

”Berarti, Guru kita tidak ada akalnya” seru anak cerdas itu.

(dikutip dari buku ”Allah Subhanahu wata’ala”, Said Hawwa)

Apa moral dari cerita ini yang dapat kita ambil?

Kadang kita mengandalkan segala sesuatu kepada panca indera kita dan akal kita. Tahukah anda betapa terbatasnya panca indera kita? Bahkan kadang anca indera kita lebih lemah dibandingkan dengan makhluk lain ciptaan Allah di bumi ini. Penciuman kita pasti kalah dengan anjing atau beruang, pendengaran kita kalah jauh dengan rusa dan seterusnya dengan indera-indera lainnya. kelebihan kita seharusnya terletak pada akal kita. Tetapi sayangnya akal kita pun hanya terbatas pada alam yang bisa diraba/dirasa oleh panca indera kita (Abdurrahman Habanakah, Pokok-pokok Akidah Islam). Karena panca indera kita hanya mampu berinteraksi dengan dunia, maka ”hanya sebatas dunia” saja yang mampu dieksplorasi oleh akal kita. Hal-hal di luar alam dunia, tak tersentuh sedikitpun oleh akal.  Semisal mengenai ”Roh”, nyaris tak akan ada penemuan yang berarti mengenai alam roh yang memang ghoib bagi manusia. Kita tahu manusia hidup karena adanya roh, tapi roh tak pernah tertangkap oleh panca indera kita. Otomatis otak kita tak berfungsi untuk mengeksploitasi alam roh tersebut.

”Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah, ”Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit” (Qs al Israa:85)

”Katakanlah, ”Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara ghoib selain Allah…” (QS an Naml:65).

Jadi bagaimana dong, cara mengenal Allah?

Yang pertama harus ditanamkan adalah bahwa upaya untuk mengenal Allah harus kita lakukan secara sengaja, dan dengan hasrat yang membara. Bayangkan, kita akan mencari tahu Zat yang menguasai semua yang ada di jagad raya ini. Ustadz Said Hawwa menyatakan bahwa, cara paling mudah mengenal Allah adalah dengan mengamati tanda-tanda keberadaannya melalui ayat-ayat Allah, baik yang tertulis dalam Al Qur’an ataupun tanda-tanda yang ada di bumi dan langit (termasuk tanda-tandanya yang terdapat dalam diri kita sendiri).

Mengapa harus seperti ini? Allah telah berfirman,

”Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata….” (QS al An’am:103)

”….Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia….”(QS asy Syura:11)

Allah telah menjelaskan, indera kita tidak akan dapat langsung berinteraksi dengan Allah. Jangankan melihat Zat Allah, melihat matahari saja kita tidak mampu. Padahal matahari hanya bagian yang sangat kecil dibanding ciptaan Allah di alam semesta ini. Indera kita tidak dapat membayangkan rupa Allah seperti apa? Dia lah Zat yang Maha Suci dari segala rekayasa dan bentuk khayalan manusia.

(berlanjut….)

Tentang Budi

Moslem, Consultant, Trainer, Photographer, Gardener and Traveler.
Pos ini dipublikasikan di Inspiratif dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s