Impianku tentang MASJID

Alhamdulillah kita tinggal di Indonesia, yang konon masyarakatnya Islami karena memang mayoritas penduduk Indonesia mengklaim dirinya beragama Islam. Kondisi ini membuat kita sangat dimudahkan untuk beribadah di Masjid. Hasil Googling saya, mendapat data bahwa jumlah masjid di Indonesia mencapai 800.000 bangunan lebih…Allahu Akbar.

Tetapi, apakah Masjid itu hidup dan memberi cahaya Islami yang terang benderang kepada jamaahnya? ini pertanyaan yang gampang-gampang sulit untuk menjawabnya.

Kebanyakan Masjid-masjid di Indonesia dibangun dengan semangat yang membara agar besar, indah dan nyaman. Tetapi, kadang semangat membangun tidak berimbang dengan semangat menghidupkannya. Mudah-mudahan saya salah, kebanyakan masjid yang besar dan megah itu hanya ramai dengan jamaah ketika:
1. Sholat Jum’at
2. Sholat tarawih sampai dengan minggu I Ramadhan
3. Peringatan Hari Besar Islam
4. Acara khusus seperti tabligh atau pengajian yang mengundang Ustadz Kondang.

Lepas dari beberapa acara utama di atas,…miris sekali melihat Kondisi Masjid yang besar dan megah itu, kosong melompong! Apakah masjid yang besar dan megah itu dibangun hanya untuk keempat acara itu saja? Saya yakin, semua takmir Masjid pasti menjawab bukan. Tapi, karena hampir semua masjid mempunyai kecenderungan yang sama seperti itu. Jadi, seolah-olah sudah memjadi suatu yang lumrah kalau masjid yang besar dan megah itu kosong hampir disebagian besar waktu yang tersedia dalam satu tahunnya.

Padahal idealnya Masjid itu harus hidup dan ramai sepanjang waktu. Atau minimal di setiap pelaksanaan sholat berjamaah yang 5 waktu itu. Beberapa kali saya berkesempatan untuk sholat shubuh berjamaah di beberapa MASJID RAYA yang punya daya tampung ribuan jamaah. Jumlah jamaah sholat shubuhnya…satu shaf pun tak penuh!!!Atau saya pernah sholat Ashar berjamaah di salah satu Masjid Raya yang berada dipemukiman penduduk yang padat…jamaah sholat itu tak lebih dari 10 orang!!! Tentu kondisi ini, seharusnya sudah mencerminkan bagaimana kondisi umat Islam (baca: kita) dalam memahami dan menjalankan syari’at agama yang mulia ini.

Masjid adalah base camp umat Islam. Masjid pusat pergerakan, pusat informasi, pusat pendidikan, pusat ukhuwah umat dan pusat segala hal tentang Islam. Sirah Rasulullah Saw dan para sahabat sudah membuktikan hal itu. Mengapa sekarang terjadi pergeseran yang cukup signifikan. MAsjid dibangun besar, megah dan indah,…tetapi hanya memiliki fungsi yang kecil dalam mengantarkan jamaahnya menuju jalan Islami yang terang benderang agar sukses hidup di dunia dan akhirat.

Kadang takmir dan jamaah masjid hanya disibukkan dengan “prasangka” dan pertengkaran yang disebabkan karena perbedaan mahzab atau pemahaman. Ini yang paling banyak terjadi! Saya takut hal ini benar-benar menyebabkan kegiatan masjid menjadi “sempit” dan tidak terlalu berdampak dalam meningkatkan keimanan dan ketakqaan jamaahnya. Saya yakin, pasti ada jalan keluar agar semua kepentingan bisa terakomodasi asal semua mau kembali kepada hakikat Agama Islam yang mulia ini. Apa sih yang dicari dalam hidup ini? Ridho Allah Swt dan menjalani hidup sesuai Sunnah RosulNya. Apakah kita diperbolehkan berpecah belah dan saling menghujat serta membeci sesama muslim?….Sy yakin itu hanya akan melemahkan kita dan akibatnya Masjid benar-benar menjadi mandul dalam berkontribusi pada kebangkitan Islam. Masjid hanya sekedar bangunan yang besar, megah dan indah tetapi tidak bersinar, karena berisi orang-orang yang toleran pada umat lain tetapi galak dan kasar pada saudaranya sendiri!

Saya yakin masih banyak perbaikan yang bisa dilakukan oleh semua Takmir Masjid agar Masjid benar-benar dapat berfungsi seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Sy sering mengimpikan Masjid-masjid di Indonesia ini:
– Benar-benar mengenali semua jamaahnya
– Memberi pencerahan dan pendidikan di segala aspek kehidupan kepada semua jamaahnya
– Menjalankan program kerja yang bermanfaat bagi jamaahnya (untuk anak-anak, remaja, dewasa, ibu, bapak dan para senior)
– Masjid juga berkontribusi dalam memberdayakan potensi dan ekonomi jamaahnya
– Memberdayakan dan memfasilitasi potensi para Pemuda dan Pemudi Islam
– Sebagai pusat pembentukan masyarakat Islami di daerahnya
– Mempunyai sinergi positif dengan semua masjid di seluruh Indonesia

Apakah harapan saya terlalu muluk-muluk?
Insya Allah, bisa terwujud…yang penting sekarang saatnya kita semua…Mau dan mulai mempelajari Islam dan berkontribusi demi hidupnya Masjid-masjid di lingkungan kita! Mulai dari yang kecil, diri sendiri dan saat ini juga.

Wuallahu ‘alam bishowab
Salam,

Budi Purnomo

Tentang Budi

Moslem, Consultant, Trainer, Photographer, Gardener and Traveler.
Pos ini dipublikasikan di Aplikatif, Inspiratif, Sebaiknya anda tahu. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s